About these ads

Pendidikan Karakter

Karakter merupakan perpaduan antara moral, etika, dan akhlak. Moral lebih menitikberatkan pada kualitas perbuatan, tindakan atau perilaku manusia atau apakah perbuatan itu bisa dikatakan baik atau buruk, atau benar atau salah. Sebaliknya, etika memberikan penilaian tentang baik dan buruk, berdasarkan norma-norma yang berlaku dalam masyarakat tertentu, sedangkan akhlak tatanannya lebih menekankan bahwa pada hakikatnya dalam diri manusia itu telah tertanam keyakinan di mana ke duanya(baik dan buruk) itu ada. Karenanya, pendidikan karakter dimaknai sebagai pendidikan nilai, pendidikan budi pekerti, pendidikan moral, pendidikan watak, yang tujuannya mengembangkan kemampuan peserta didik untuk memberikan keputusan bai-buruk, memelihara apa yang baik itu, dan mewujudkan kebaikan itu dalam kehidupan sehari-hari dengan sepenuh hati.
About these ads

Pelatihan Guru Harus Variatif dan Menyentuh Pendidikan Karakter

Jakarta — Meningkatkan kualitas pembelajaran memerlukan perubahan, dan perubahan memerlukan pembiasaan. Pembiasaan tersebut bisa dimulai dari proses pendidikan atau pelatihan guru. Karena itu diperlukan proses pelatihan yang dapat “memaksa” guru secara bawah sadar untuk melakukan kegiatan-kegiatan pembelajaran yang inovatif menuju ke pembelajaran yang bermakna. Prinsip pelatihan guru yang baik di antaranya adalah fokus pada praktik, dan tujuan pelatihan yang jelas (apa yang ingin dicapai berdasarkan kebutuhan yang teridentifikasi). [Read more…]

Bahan Pelatihan : Pengembangan Pendidikan Budaya dan Karakter Bangsa

KATA PENGANTAR

 Alhamdulillah, berkat rahmat Allah SWT serta dukungan dan partisipasi berbagai pihak akhirnya  Naskah  Pedoman  Pendidikan  Budaya  dan  Karakter  Bangsa  telah  rampung. Naskah ini merupakan salah satu hasil dari program 100 hari yang diamanahkan kepada Badan Penelitian dan Pengembangan Kementrian Pendidikan Nasional Kabinet Bersatu II. Kebijakan Pendidikan Budaya dan Karakter Bangsa dicanangkan berdasarkan masukan dari Masyarakat, pengembangan telah dilakukan bersama oleh Badan Penelitian dan Pengembangan dan beberapa Unit Utama di lingkungan Kementrian Pendidikan Nasional serta kantor Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat. Upaya yang telah dilakukan masyarakat dan lembaga terkait berupa pemikiran tentang pendidikan nilai, moral, dan karakter  bangsa  telah  dikembangkan  dan  dilaksanakan  dalam  skala  yang  manageable sesuai dengan kemampuan lembaga terkait dan dukungan kebijakan pemerintah. Pada saat sekarang, kebijakan pemerintah merupakan bukan saja dukungan tetapi juga unsur yang berperan aktif dalam pengembangan budaya dan karakter bangsa. [Read more…]

Mendikbud Ajak Insan Pendidikan dan Kebudayaan Tingkatkan Kualitas Pendidikan

Jakarta — Momentum memperingati hari ulang tahun kemerdekaan Indonesia ke-67 yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan diwarnai dengan penyerahan penghargaan Satyalencana Karya Satya kepada 171 pegawai Kemdikbud atas jasa jasanya dalam memberikan darmabaktinya yang besar terhadap negara dan bangsa Indonesia secara terus-menerus sehingga dapat dijadikan teladan bagi orang lain. [Read more…]

Wajah Sistem Pendidikan di Indonesia

Kita sebagai orang tua seringkali mengikutkan anak kita berbagai macam les tambahan di luar sekolah seperti les matematika, les bahasa inggris, les fisika dan lain-lain. Saya yakin hal ini kita dilakukan untuk mendukung anak agar tidak tertinggal atau menjadi yang unggul di sekolah. Bahkan, terkadang ide awal mengikuti les tersebut tidak datang dari si anak, namun datang dari kita sebagai orang tua. Benar tidak?

Memang, saat ini kita menganggap tidak cukup jika anak kita hanya belajar di sekolah saja, sehingga kita mengikutkan anak kita bermacam-macam les. Kita ingin anak kita pintar berhitung, kita ingin anak kita mahir berbahasa inggris, kita juga ingin anak kita jago fisika dan lain sebagainya. Dengan begitu, anak memiliki kemampuan kognitif yang baik.

Ini tiada lain karena, pendidikan yang diterapkan di sekolah-sekolah juga menuntut untuk memaksimalkan kecakapan dan kemampuan kognisi. Dengan pemahaman seperti itu, sebenarnya ada hal lain dari anak yang tak kalah penting yang tanpa kita sadari telah terabaikan. Apa itu? Yaitu memberikan pendidikan karakter pada anak didik. Saya mengatakan hal ini bukan berarti pendidikan kognitif tidak penting, bukan seperti itu! [Read more…]

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: