Advertisements

Tulisan Terkini :

Sepatu Baru untuk Tahun Ajaran Baru

Tak terasa sekolah sudah mulai disibukkan dengan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) untuk Tahun Pelajaran 2019/2020. Saatnya nanti siswa untuk kembali masuk ke sekolah di tahun ajaran baru. Para orang tua pun akan disibukkan dengan berbelanja beragam keperluan sekolah anaknya. Salah satunya adalah sepatu. Seperti yang terlihat di salah satu toko sepatu di Jakarta, pengunjung tampak memadati toko tersebut. Tak lupa para orang tua pun mengajak serta buah hatinya untuk ikut saat berbelanja sepatu dan juga memilih sepatu kesukaannya. Biasanya mulai pertengahan Juni perlengkapan sekolah mulai banyak dicari. Yang paling banyak dicari pelanggan yaitu sepatu sekolah.

Untunglah kini untuk mencari sepatu, siswa/orangtua/guru tidak harus pergi ke toko, tapi cukup mencarinya dari toko sepatu online. 🙂

Ayo dipilih sepatu pria…stok terbatas. Untuk belanja sama atau lebih besar dari Rp. 100.000,- gratis/subsidi ongkir sebesar Rp. 10.000,- Barang dikirim dari Bandung ….

https://tokoanekarupa.com/category/sepatu-pria/

https://tokoanekarupa.com/category/sepatu-wanita/

Advertisements

Kisi-Kisi UN Fisika SMA 2019

Revolusi Industri 4.0

Berikut adalah 7 sesi kuliah singkat mengenai revolusi industri 4. Disini dibahas perspektif teoritikal sekaligus kesiapan, tantangan dan peluang dari digitally enabled industrial revolution. Semoga bermanfaat. Terimakasih MITV – Makara Internet TV Universitas Indonesia atas kesempatannya.

Sesi 1: https://youtu.be/bpH4eezD1Vg
Sesi 2: https://www.youtube.com/watch?v=PTe1EWq3b6U
Sesi 3: https://m.youtube.com/watch?v=20lc7pfabSY
Sesi 4: https://m.youtube.com/watch?v=EraTWpFk4Kg
Sesi 5: https://m.youtube.com/watch?v=ff8-rmHP9lk
Sesi 6: https://m.youtube.com/watch?v=WOe7MH6LOQc
Sesi 7: https://m.youtube.com/watch?v=gtIFpQKZ-94

 

(share dari grup whatsApp)

US & USBN SMA TAHUN 2019 Bidang SMP dan SMA Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta

Klik di bawah ini :

US & USBN SMA TAHUN 2019Bidang SMP dan SMA Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta

Permendikbud Terbaru

Permendikbud No 35 Tahun 2018 (Struktur Kurikulum SMP/MTs)

https://drive.google.com/file/d/1VoWLxyzUzBkfo1JN6OYwgh74NwID2YeJ/view

Permendikbud No 36 Tahun 2018 (Struktur Kurikulum SMA/MA)

https://drive.google.com/file/d/1_MB01_BkAkP9Yz3rctnN2f1d3HmCz77l/view

Permendikbud No 37 Tahun 2018 (KI – KD SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA)

https://drive.google.com/file/d/1lmz_CWq2Sr7bIaNn-VbCCkJ_8YwG2hHY/view

KI – KD Informatika SMP/MTs

https://drive.google.com/file/d/1qDQdv5hUvAGo473KDeK5pwzmQGoK3j_e/view

KI – KD Informatika SMA/ MA

https://drive.google.com/file/d/1ZXNzI2YzxrG79Ac2W0KJC-vfAcG0fQk7/view

Permendikbud No 34 Tahun 2018 (Standar Nasional Pendidikan SMK/MAK)

https://drive.google.com/file/d/1eihIfIoTLLExXhFoZHYhQEVQyXfKkQnz/view

Lampiran I Permendikbud No 34 (Standar Kompetensi Lulusan SMK/MAK)

https://drive.google.com/file/d/1RzV4J7BY_RjoT6nd1f9mi_EvT_OkHGBt/view

Lampiran II Permendikbud No 34 (Standar Isi SMK/MAK)

https://drive.google.com/file/d/1D_JWJi93BTB2VAu0eC_zNwV4MphUeWKP/view

Lampiran III Permendikbud No 34 (Standar Proses SMK/MAK)

https://drive.google.com/file/d/1YSWmR-MXu0D6EAT4Q1hMSKXJKP3Ppejm/view

Lampiran IV Permendikbud No 34 (Standar Penilaian SMK/MAK)

https://drive.google.com/file/d/1xuDDXun8Kxu5ACShmuzF_YSmEiXCmmTi/view

Lampiran V Permendikbud No 34 (Standar Pendidik dan Tenaga Kependidikan SMK/MAK)

https://drive.google.com/file/d/1fHhWhJQg8AgWL7xSjJ_rpGbX6Bu8HjYG/view

Lampiran VI Permendikbud No 34 (Standar Sarana dan Prasarana SMK/MAK)

https://drive.google.com/file/d/1lAixkBTJ2WmIyVK5Deuj1crqR-bD69X-/view

Lampiran VII Permendikbud No 34 (Standar Pengelolaan SMK/MAK)

https://drive.google.com/file/d/1EIZt6mpFJsqWTcxLJBVchOdGBzjAU6eS/view

Lampiran VIII Permendikbud No 34 (Standar Biaya Operasi SMK/MAK)

https://drive.google.com/file/d/13J6hZTDW6Tp5vH6kA-2naZLeVP7TuvAt/view

 

(Dapat share dari teman di grup whatsApp .  Silahkan download link di atas. )

Panduan Penulisan Karya Ilmiah Pascasarjana UNJ 2018

Panduan Penulisan Karya Ilmiah ini merupakan edisi revisi yang disusun sebagai rujukan bagi mahasiswa di lingkungan Pascarsarjana Universitas Negeri Jakarta (UNJ) dalam menulis karya ilimiah, baik artikel ilmiah, tesis, maupun disertasi. Terbitnya pedoman ini bertujuan untuk menyeragamkan tata cara penulisan karya ilmiah agar sesuai dengan kaidah-kaidah penulisan yang berlaku dan diakui dalam dunia akademik secara internasional.

Pada Panduan Penulisan Karya Imiah ini terdapat beberapa perubahan, penambahan, dan koreksi terhadap Panduan Penulisan Karya Ilmiah edisi sebelumnya. Hal tersebut dimaksudkan agar dapat mengikuti perkembangan ipteks dan memenuhi tuntutan peningkatan kualitas karya ilmiah yang dihasilkan oleh dosen dan mahasiswa Pascasarjana UNJ. Panduan ini juga mengakomodasi tuntutan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) tentang Standar Nasional Perguruan Tinggi (SN-Dikti) yang mewajibkan mahasiswa Pascarsarjana untuk menulis dan memublikasikan artikel pada jurnal internasional bereputasi. Oleh karena itu, Panduan Penulisan Karya Ilmiah ini memberikan rambu-rambu umum berisi hal-hal pokok yang berkaitan dengan penulisan karya ilmiah. Mahasiswa dapat menggunakan kaidah khusus yang menjadi kekhasan kajian tertentu selama tidak bertentangan dengan rambu-rambu umum yang disampaikan dalam panduan ini.

Panduan Penulisan Karya Ilmiah ini memberi penekanan pada hal-hal yang mengakomodasi perkembangan dalam penulisan ilmiah di tingkat internasional. Pertama, semangat pembebasan yang berkiblat pada inovasi-inovasi baru. Kedua, format penulisan yang menggunakan format American Psychology Association (APA). Ketiga, kewajiban menggunakan piranti lunak referencing manager dalam menulis sitasi dan daftar pustaka. Keempat, kewajiban memindai draf proposal, tesis, dan disertasi sebelum pendaftaran sidang-sidang, agar mahasiswa mengetahui kesamaan karya tulis yang disusun dengan karya tulis orang lain sehingga terhindar dari praktik plagiat.

Selengkapnya silahkan didownload di bawah ini :

Panduan Penulisan Karya Ilmiah Pascasarjana UNJ 2018

 

 

sumber :pps.unj.ac.id

Prosedur Operasional Standar Penyelenggaraan UN dan USBN Tahun Pelajaran 2018/2019

Pemerintah kembali akan melaksanakan Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) dan Ujian Nasional (UN) pada tahun 2019. Sehubungan dengan hal tersebut, melalui surat edaran nomor 0101/SDAR/BSNP/XI/2018, pada hari Kamis (29/11/2018), BSNP menetapkan POS Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) dan Ujian Nasional (UN) tahun 2019. Penetapan POS tersebut dimuat dalam Keputusan BSNP Nomor 0048/P/BSNP/XI/2018 untuk POS USBN dan Nomor 0047/P/BSNP/XI/2018 untuk POS UN.

POS USBN dan UN adalah ketentuan yang mengatur penyelenggaraan dan teknis pelaksanaan USBN dan UN tahun 2019. Secara umum, kebijakan USBN dan UN tahun 2019 tidak jauh berbeda dengan kebijakan tahun 2018. Perbedaan pada jadwal pelaksanaan dan proyeksi jumlah peserta.

“Kebijakan USBN dan UN tahun 2019 secara umum tidak jauh berbeda dengan kebijakan USBN dan UN tahun 2018. Perbedaan ada pada proyeksi jumlah peserta dan jadwal ujian”, ucap Bambang Suryadi Ketua BSNP.

Terkait dengan soal, tambah Bambang, untuk USBN ada soal Pilihan Ganda (PG) sebanyak 90 persen dan soal uraian sebanyak 10 persen. Masih ada soal dari Pusat sebanyak 20-25 persen. Sisanya, 75-80 persen soal USBN disusun oleh masing-masing guru di satuan pendidikan yang dikonsolidasikan oleh MGMP/KKG/Forum Tutor/Pokja Pondok Pesantren Salafiyah.

Soal UN 100 persen disiapkan oleh Pusat. Semua soal dalam bentuk pilihan ganda, kecuali soal Matematika SMA/MA, SMK/MAK dan Paket C/Ulya yang terdiri atas pilihan ganda dan isian singkat. Demikian juga soal yang berorientasi pada penalaran tingkat tinggi (HOTS), masih diterapkan dalam UN 2019.

“Waktu pelaksanaan UN 2019 sedikit bergeser ke depan dibandingkan tahun 2018. UN tahun 2018 dimulai pada bulan April, sedangkan UN tahun 2019 dimulai pada bulan Maret. Pergeseran ini karena menyesuaikan waktu puasa Ramadhan yang diproyeksikan mulai tanggal 5 Mei 2019”, ujar Ketua BSNP.

UN SMK/MAK tahun 2019 dilaksanakan pada tanggal 25-28 Maret 2019, sedangkan UN SMA/MA pada tanggal 1,2, 4, dan 8 April 2019. UN Program Paket C/Ulya pada tanggal 12-16 April 2019. UN SMP/MTs pada tanggal 22-25 April 2019, sedangakn UN Program Paket B/Wustha pada tanggal 10-13 Mei 2019.

Lebih lanjut Bambang mengatakan bahwa moda pelaksanaan UN 2019 adalah dengan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). Sesuai dengan hasil rapat koordinasi dengan Balitbang dan Direktorat terkait di Kemendikbud dan Kementerian Agama, untuk SMA/MA, SMK, dan Paket C ditargetkan 100 persen UNBK. Sedangkan untuk jenjang SMP ditargetken 85 persen UNBK, dan jenjang MTs serta Paket B ditargetkan 100 persen UNBK.

Selain itu, POS UN 2019 juga memuat kebijakan pelaksanaan UN di daerah terdampak gempa, yaitu daerah Lombok dan Sulawesi Tengah. Ada kebijakan khusus untuk pelaksanaan UN di daerah terkena dampak gempa. Secara teknis, Direktorat terkait dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan telah dan akan terus berkoordinasi dengan daerah terdampak gempa.

Secara terpisah, Kiki Yuliati Sekretaris BSNP mengatakan bahwa POS USBN dan UN telah diedarkan ke Dinas Pendidikan Provinsi, LPMP, Kanwil Kemenag, Balitbang, dan Direktorat terkait di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan serta Kementerian Agama. Selanjutnya BSNP bersama Balitbang akan melaksanakan sosialisasi kebijakan USBN dan UN 2019.

POS UN dan USBN 2018/2019.  Silahkan unduh di sini :

  1. POS Penyelenggaraan UN Tahun Pelajaran 2018/2019
  2. POS Penyelenggaraan USBN Tahun Pelajaran 2018/2019

bsnp-indonesia.org

UN DAN USBN

Dalam rangka persiapan pelaksanaan Ujian Nasional (UN) dan Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) Tahun Pelajaran 2018/2019, berikut disampaikan:

  1. Surat Edaran Badan Standar Nasional Pendidikan Nomor 0100/SDAR/BSNP/XI/2018 perihal Dokumen Acuan Pelaksanaan UN dan USBN Tahun Pelajaran 2018/2019 (unduh disini)
  2. Surat Keputusan Badan Standar Nasional Pendidikan Nomor 0296/SKEP/BSNP/XI/2018 tentang Kisi-kisi Soal Ujian Nasional untuk Jenjang Pendidikan Dasar dan Menengah (unduh disini)
  3. Surat Keputusan Badan Standar Nasional Pendidikan Nomor 0297/SKEP/BSNP/XI/2018 tentang Kisi-kisi Ujian Sekolah Berstandar Nasional Tahun Pelajaran 2018/2019 (unduh disini)http://bsnp-indonesia.org

BSNP Rilis Kisi-kisi USBN dan UN 2019

Hari ini, Selasa, 27 November 2018, Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) merilis Kisi-Kisi Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) dan Ujian Nasional (UN) tahun 2019. Keputusan ini ditetapkan dalam Surat Keputusan BSNP Nomor Nomor 0296/SKEP/BSNP/XI/2018 untuk Kisi-Kisi UN dan Nomor 0297/SKEP/BSNP/XI/2018 untuk Kisi-Kisi USBN.

Fungsi Kisi-kisi tersebut adalah sebagai acuan pengembangan dan perakitan naskah soal ujian, baik soal USBN maupun soal UN. Kisi-kisi disusun berdasarkan kriteria pencapaian Standar Kompetensi Lulusan, Standar Isi, dan kurikulum yang berlaku.

Menurut Bambang Suryadi Ketua BSNP, kebijakan USBN dan UN tahun 2019 secara umum tidak jauh berbeda dengan dengan kebijakan USBN dan UN tahun 2018. Perbedaan ada pada jumlah peserta dan jadwal ujian.

“Bentuk soal USBN meliputi soal pilihan ganda sebanyak 90 persen dan soal esai sebanyak 10 persen. Masih ada soal dari Pusat sebanyak 20-25 persen untuk USBN, sedangkan untuk soal UN, 100 persen disiapkan oleh Pusat”, ucapnya seraya menambahkan penerapan soal yang berorientasi pada penalaran atau Higher Order Thinking Skills (HOTS). [Read More…]

Buku Penilaian Berorientasi HOTS

Peran guru profesional dalam pembelajaran sangat penting sebagai kunci keberhasilan belajar peserta didik dan mengahsilkan lulusan yang berkualitas. Guru profesional adalah guru yang kompeten dalam membangun dan mengembangkan proses pembelajaran yang baik dan efektif sehingga dapat menghasilkan peserta didik yang pintar dan pendidikan yang berkualitas. Hal tersebut menjadikan kualitas pembelajaran sebagai komponen yang menjadi fokus perhatian pemerintah pusat maupun pemerintah daerah dalam meningkatkan mutu pendidikan terutama menyangkut kualitas lulusan peserta didik.

Pengembangan pembelajaran berorientasi pada keterampilan berpikir tingkat tinggi atau Higher Order Thinking Skill (HOTS) merupakan program yang dikembangkan sebagai upaya Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melalui Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Ditjen GTK) dalam upaya peningkatan kualitas pembelajaran dan meningkatkan kualitas lulusan. Program ini dikembangkan mengikuti arah kebijakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang pada tahun 2018 telah terintegrasi Penguatan Pendidikan Karakter dan pembelajaran berorientasi pada Keterampilan Berpikir Tingkat Tinggi atau Higher Order Thinking Skill (HOTS). [Read More…]

Fisika :

Zarah dan Gaya Fundamental di Alam Semesta

Dapatkah kita terus-menerus tanpa akhir memotong sesuatu benda menjadi potongan kecil-kecil? Ataukah pada akhirnya kita akan menjumpai potongan terkecil yang tidak akan dapat lagi dibelah? Pandangan kedua yang dahulu kala disebut “atomisme” ini sudah dipikirkan oleh seorang Yunani bernama Democritus pada abad ke-4 SM. Hingga detik ini ilmuwan terus bekerja menentukan mana yang benar di antara kedua pilihan di atas, karena di balik itu tersimpan pertanyaan yang lebih dalam lagi: apakah penyusun dasar benda-benda di alam semesta ini?

Kini, cabang ilmu pengetahuan yang meneliti penyusun dasar benda adalah fisika partikel. Penelitian selama sekitar 2 abad terakhir nampaknya menunjukkan bahwa alam semesta ini tersusun atas berbagai partikel atau zarah. Penelitian terus berlangsung untuk mengetahui zarah apa saja yang menyusun alam semesta ini dan bagaimana mereka saling berinteraksi. Kita kini telah memiliki apa yang dinamakan fisikawan sebagai “model standar” fisika partikel, sebuah kompilasi teori yang saling konsisten satu sama lain dengan fakta-fakta yang kita temukan dalam eksperimen. Tulisan ini bermaksud memberikan ulasan singkat mengenai model standar. [Read More…]

Menetukan besar percepatan gravitasi dengan percobaan ayunan bandul

Istimewanya Gerhana Bulan Total 31 Januari 2018

Riza Miftah Muharram

Gerhana Bulan total 2004. Kredit: Fred Espenak, MrEclipse.com

Info Astronomy – Kurang dari sebulan lagi, sebuah peristiwa gerhana Bulan total bakal teramati di langit seluruh penjuru Indonesia. Sudah siap menyambutnya?

Indonesia menjadi salah satu lokasi terbaik untuk mengamati peristiwa yang satu ini. Mulai dari Sabang sampai Merauke, dari Miangas sampai Rote, semua masyarakat Indonesia berkesempatan untuk melihat peristiwa langka yang terjadi pada satu-satunya satelit alami milik Bumi kita ini.

Sekadar untuk mengingat kembali, gerhana Bulan total terjadi saat keseluruhan wajah Bulan tertutup oleh bayangan Bumi. Itu terjadi bila Bumi berada di antara Matahari dan Bulan pada satu garis lurus yang sama, sehingga sinar Matahari tidak dapat mencapai Bulan karena terhalangi oleh Bumi.

Dengan kata lain, gerhana Bulan total terjadi saat fase Bulan purnama. Tetapi, tidak setiap Bulan purnama akan terjadi gerhana Bulan tota. Hal ini disebabkan karena orbit Bulan miring 5 derajat saat mengelilingi Matahari.

Pada 31 Januari 2018 mendatang, bidang orbit Bulan berpotongan langsung dengan ekliptika Bumi, membuatnya akan masuk bayangan umbra Bumi sehingga Bulan akan tergerhanai dalam peristiwa gerhana Bulan total.

Menariknya, gerhana Bulan total 31 Januari 2018 ini memiliki banyak keistimewaan, lho! [Read More…]

Bimbingan Belajar Kelas XII IPA : Gelombang Bunyi


Mengapa siang hari langit berwarna biru, sore hari berwarna merah ?

Mengapa langit berwarna biru?  Untuk menjawab pertanyaan ini paling tidak kita perlu mengkaji dua hal, yakni tentang atmosfer dan karakter cahaya. Hal ini mengingat fenomena langit berwarna biru melibatkan kedua komponen tersebut. Cahaya yang datang dari matahari akan mengalami hamburan (scattering) ketika melewati partikel yang mengisi atmosfer. Tanpa atmosfer, maka langit kita akan gelap sepanjang hari. Hal ini karena tidak ada molekul yang dapat menghamburkan cahaya ke berbagai arah. Dalam keadaan semacam itu, bintang dapat dilihat di siang hari dan cahaya matahari dapat dilihat hanya jika kita melihatnya secara langsung. Keadaan ini persis sama dengan keadaan dari berbagai planet lain di tata surya matahari yang tidak memiliki atmosfer. [Read More…]

Pendidikan / Pembelajaran :

Kisi-Kisi UN Fisika SMA 2019

Protected: Panduan Memilih jurusan di SNMPTN

This content is password protected. To view it please enter your password below:

Peminatan Peserta Didik

Klik di bawah ini :

(Materi Pelatihan Implementasi Kurikulum 2013 bagi Kepala Sekolah SMA dan SMK DKI Jakarta, Juli 2013)

Kebijakan Perubahan Ujian Nasional

Tujuan Ujian Nasional ialah untuk menilai pencapaian standar kompetensi lulusan pada mata pelajaran tertentu secara nasional.

Potensi Kegunaan Ujian Nasional [perubahan Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005, Pasal 68] :

Hasil ujian nasional digunakan sebagai salah satu pertimbangan untuk:

  1. pemetaan mutu program dan/atau satuan pendidikan;
  2.  dasar seleksi masuk jenjang pendidikan berikutnya;
  3. pembinaan dan pemberian bantuan kepada satuan pendidikan dalam upayanya untuk meningkatkan mutu pendidikan;
  4. penentuan kelulusan dari satuan pendidikan

[Read More…]

Kepsek Diminta Dukung Wajar 12 Tahun Gratis

Sumber gambar : http://beritajakarta.com

Para kepala sekolah di Jakarta diminta mendukung kebijakan wajib belajar (wajar) 12 tahun yang dicanangkan Pemprov DKI Jakarta secara gratis yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI. Dengan begitu, diharapkan terobosan ini benar-benar dapat dinikmati sejumlah kalangan, termasuk warga miskin sekalipun. [Read More…]

Motivasi :

Jangan Menyerah

Gagal itu biasa, Bangkit itu Luar Biasa.
Pelaut Ulung tidak lahir dari laut yang tenang.

[Read More…]

Rohis :

Al Quran Menghitung Kecepatan Cahaya

NAMA Albert Einstein melekat dengan dunia fisika dan menjadi ikon fisika modern. Rumus E = mc2 dianggap sebagai rumus Einstein yang dalam pandangan awam merupakan “rumus” untuk membuat bom atom. Albert Einstein memang pantas dianggap sebagai tokoh utama yang memimpin revolusi di dunia fisika.

Salah satu teorinya yang mendobrak paradigma fisika berbunyi “kecepatan cahaya merupakan tetapan alam yang besarannya bersifat absolut dan tidak bergantung kepada kecepatan sumber cahaya dan kecepatan pengamat”.

Menurut Einstein, tidak ada yang mutlak di dunia ini (termasuk waktu ) kecuali kecepatan cahaya. Selain itu, kecepatan cahaya adalah kecepatan tertinggi di alam ini. Artinya, tidak mungkin ada (materi) yang kecepatannya melebihi kecepatan cahaya. Pendapat Einstein ini mendapat dukungan dari hasil percobaan yang dilakukan pada akhir abad ke-19 dan awal abad ke-20 oleh Michelson-Morley, Fizeu, dan Zeeman. [Read More…]