Tulisan Terkini :

Sepatu Baru untuk Tahun Ajaran Baru

Tak terasa sekolah sudah mulai disibukkan dengan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) untuk Tahun Pelajaran 2019/2020. Saatnya nanti siswa untuk kembali masuk ke sekolah di tahun ajaran baru. Para orang tua pun akan disibukkan dengan berbelanja beragam keperluan sekolah anaknya. Salah satunya adalah sepatu. Seperti yang terlihat di salah satu toko sepatu di Jakarta, pengunjung tampak memadati toko tersebut. Tak lupa para orang tua pun mengajak serta buah hatinya untuk ikut saat berbelanja sepatu dan juga memilih sepatu kesukaannya. Biasanya mulai pertengahan Juni perlengkapan sekolah mulai banyak dicari. Yang paling banyak dicari pelanggan yaitu sepatu sekolah.

Untunglah kini untuk mencari sepatu, siswa/orangtua/guru tidak harus pergi ke toko, tapi cukup mencarinya dari toko sepatu online. 🙂

Ayo dipilih sepatu pria…stok terbatas. Untuk belanja sama atau lebih besar dari Rp. 100.000,- gratis/subsidi ongkir sebesar Rp. 10.000,- Barang dikirim dari Bandung ….

https://tokoanekarupa.com/category/sepatu-pria/

https://tokoanekarupa.com/category/sepatu-wanita/

Kisi-Kisi UN Fisika SMA 2019

Revolusi Industri 4.0

Berikut adalah 7 sesi kuliah singkat mengenai revolusi industri 4. Disini dibahas perspektif teoritikal sekaligus kesiapan, tantangan dan peluang dari digitally enabled industrial revolution. Semoga bermanfaat. Terimakasih MITV – Makara Internet TV Universitas Indonesia atas kesempatannya.

Sesi 1: https://youtu.be/bpH4eezD1Vg
Sesi 2: https://www.youtube.com/watch?v=PTe1EWq3b6U
Sesi 3: https://m.youtube.com/watch?v=20lc7pfabSY
Sesi 4: https://m.youtube.com/watch?v=EraTWpFk4Kg
Sesi 5: https://m.youtube.com/watch?v=ff8-rmHP9lk
Sesi 6: https://m.youtube.com/watch?v=WOe7MH6LOQc
Sesi 7: https://m.youtube.com/watch?v=gtIFpQKZ-94

 

(share dari grup whatsApp)

US & USBN SMA TAHUN 2019 Bidang SMP dan SMA Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta

Klik di bawah ini :

US & USBN SMA TAHUN 2019Bidang SMP dan SMA Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta

Permendikbud Terbaru

Permendikbud No 35 Tahun 2018 (Struktur Kurikulum SMP/MTs)

https://drive.google.com/file/d/1VoWLxyzUzBkfo1JN6OYwgh74NwID2YeJ/view

Permendikbud No 36 Tahun 2018 (Struktur Kurikulum SMA/MA)

https://drive.google.com/file/d/1_MB01_BkAkP9Yz3rctnN2f1d3HmCz77l/view

Permendikbud No 37 Tahun 2018 (KI – KD SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA)

https://drive.google.com/file/d/1lmz_CWq2Sr7bIaNn-VbCCkJ_8YwG2hHY/view

KI – KD Informatika SMP/MTs

https://drive.google.com/file/d/1qDQdv5hUvAGo473KDeK5pwzmQGoK3j_e/view

KI – KD Informatika SMA/ MA

https://drive.google.com/file/d/1ZXNzI2YzxrG79Ac2W0KJC-vfAcG0fQk7/view

Permendikbud No 34 Tahun 2018 (Standar Nasional Pendidikan SMK/MAK)

https://drive.google.com/file/d/1eihIfIoTLLExXhFoZHYhQEVQyXfKkQnz/view

Lampiran I Permendikbud No 34 (Standar Kompetensi Lulusan SMK/MAK)

https://drive.google.com/file/d/1RzV4J7BY_RjoT6nd1f9mi_EvT_OkHGBt/view

Lampiran II Permendikbud No 34 (Standar Isi SMK/MAK)

https://drive.google.com/file/d/1D_JWJi93BTB2VAu0eC_zNwV4MphUeWKP/view

Lampiran III Permendikbud No 34 (Standar Proses SMK/MAK)

https://drive.google.com/file/d/1YSWmR-MXu0D6EAT4Q1hMSKXJKP3Ppejm/view

Lampiran IV Permendikbud No 34 (Standar Penilaian SMK/MAK)

https://drive.google.com/file/d/1xuDDXun8Kxu5ACShmuzF_YSmEiXCmmTi/view

Lampiran V Permendikbud No 34 (Standar Pendidik dan Tenaga Kependidikan SMK/MAK)

https://drive.google.com/file/d/1fHhWhJQg8AgWL7xSjJ_rpGbX6Bu8HjYG/view

Lampiran VI Permendikbud No 34 (Standar Sarana dan Prasarana SMK/MAK)

https://drive.google.com/file/d/1lAixkBTJ2WmIyVK5Deuj1crqR-bD69X-/view

Lampiran VII Permendikbud No 34 (Standar Pengelolaan SMK/MAK)

https://drive.google.com/file/d/1EIZt6mpFJsqWTcxLJBVchOdGBzjAU6eS/view

Lampiran VIII Permendikbud No 34 (Standar Biaya Operasi SMK/MAK)

https://drive.google.com/file/d/13J6hZTDW6Tp5vH6kA-2naZLeVP7TuvAt/view

 

(Dapat share dari teman di grup whatsApp .  Silahkan download link di atas. )

Panduan Penulisan Karya Ilmiah Pascasarjana UNJ 2018

Panduan Penulisan Karya Ilmiah ini merupakan edisi revisi yang disusun sebagai rujukan bagi mahasiswa di lingkungan Pascarsarjana Universitas Negeri Jakarta (UNJ) dalam menulis karya ilimiah, baik artikel ilmiah, tesis, maupun disertasi. Terbitnya pedoman ini bertujuan untuk menyeragamkan tata cara penulisan karya ilmiah agar sesuai dengan kaidah-kaidah penulisan yang berlaku dan diakui dalam dunia akademik secara internasional.

Pada Panduan Penulisan Karya Imiah ini terdapat beberapa perubahan, penambahan, dan koreksi terhadap Panduan Penulisan Karya Ilmiah edisi sebelumnya. Hal tersebut dimaksudkan agar dapat mengikuti perkembangan ipteks dan memenuhi tuntutan peningkatan kualitas karya ilmiah yang dihasilkan oleh dosen dan mahasiswa Pascasarjana UNJ. Panduan ini juga mengakomodasi tuntutan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) tentang Standar Nasional Perguruan Tinggi (SN-Dikti) yang mewajibkan mahasiswa Pascarsarjana untuk menulis dan memublikasikan artikel pada jurnal internasional bereputasi. Oleh karena itu, Panduan Penulisan Karya Ilmiah ini memberikan rambu-rambu umum berisi hal-hal pokok yang berkaitan dengan penulisan karya ilmiah. Mahasiswa dapat menggunakan kaidah khusus yang menjadi kekhasan kajian tertentu selama tidak bertentangan dengan rambu-rambu umum yang disampaikan dalam panduan ini.

Panduan Penulisan Karya Ilmiah ini memberi penekanan pada hal-hal yang mengakomodasi perkembangan dalam penulisan ilmiah di tingkat internasional. Pertama, semangat pembebasan yang berkiblat pada inovasi-inovasi baru. Kedua, format penulisan yang menggunakan format American Psychology Association (APA). Ketiga, kewajiban menggunakan piranti lunak referencing manager dalam menulis sitasi dan daftar pustaka. Keempat, kewajiban memindai draf proposal, tesis, dan disertasi sebelum pendaftaran sidang-sidang, agar mahasiswa mengetahui kesamaan karya tulis yang disusun dengan karya tulis orang lain sehingga terhindar dari praktik plagiat.

Selengkapnya silahkan didownload di bawah ini :

Panduan Penulisan Karya Ilmiah Pascasarjana UNJ 2018

 

 

sumber :pps.unj.ac.id

Prosedur Operasional Standar Penyelenggaraan UN dan USBN Tahun Pelajaran 2018/2019

Pemerintah kembali akan melaksanakan Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) dan Ujian Nasional (UN) pada tahun 2019. Sehubungan dengan hal tersebut, melalui surat edaran nomor 0101/SDAR/BSNP/XI/2018, pada hari Kamis (29/11/2018), BSNP menetapkan POS Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) dan Ujian Nasional (UN) tahun 2019. Penetapan POS tersebut dimuat dalam Keputusan BSNP Nomor 0048/P/BSNP/XI/2018 untuk POS USBN dan Nomor 0047/P/BSNP/XI/2018 untuk POS UN.

POS USBN dan UN adalah ketentuan yang mengatur penyelenggaraan dan teknis pelaksanaan USBN dan UN tahun 2019. Secara umum, kebijakan USBN dan UN tahun 2019 tidak jauh berbeda dengan kebijakan tahun 2018. Perbedaan pada jadwal pelaksanaan dan proyeksi jumlah peserta.

“Kebijakan USBN dan UN tahun 2019 secara umum tidak jauh berbeda dengan kebijakan USBN dan UN tahun 2018. Perbedaan ada pada proyeksi jumlah peserta dan jadwal ujian”, ucap Bambang Suryadi Ketua BSNP.

Terkait dengan soal, tambah Bambang, untuk USBN ada soal Pilihan Ganda (PG) sebanyak 90 persen dan soal uraian sebanyak 10 persen. Masih ada soal dari Pusat sebanyak 20-25 persen. Sisanya, 75-80 persen soal USBN disusun oleh masing-masing guru di satuan pendidikan yang dikonsolidasikan oleh MGMP/KKG/Forum Tutor/Pokja Pondok Pesantren Salafiyah.

Soal UN 100 persen disiapkan oleh Pusat. Semua soal dalam bentuk pilihan ganda, kecuali soal Matematika SMA/MA, SMK/MAK dan Paket C/Ulya yang terdiri atas pilihan ganda dan isian singkat. Demikian juga soal yang berorientasi pada penalaran tingkat tinggi (HOTS), masih diterapkan dalam UN 2019.

“Waktu pelaksanaan UN 2019 sedikit bergeser ke depan dibandingkan tahun 2018. UN tahun 2018 dimulai pada bulan April, sedangkan UN tahun 2019 dimulai pada bulan Maret. Pergeseran ini karena menyesuaikan waktu puasa Ramadhan yang diproyeksikan mulai tanggal 5 Mei 2019”, ujar Ketua BSNP.

UN SMK/MAK tahun 2019 dilaksanakan pada tanggal 25-28 Maret 2019, sedangkan UN SMA/MA pada tanggal 1,2, 4, dan 8 April 2019. UN Program Paket C/Ulya pada tanggal 12-16 April 2019. UN SMP/MTs pada tanggal 22-25 April 2019, sedangakn UN Program Paket B/Wustha pada tanggal 10-13 Mei 2019.

Lebih lanjut Bambang mengatakan bahwa moda pelaksanaan UN 2019 adalah dengan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). Sesuai dengan hasil rapat koordinasi dengan Balitbang dan Direktorat terkait di Kemendikbud dan Kementerian Agama, untuk SMA/MA, SMK, dan Paket C ditargetkan 100 persen UNBK. Sedangkan untuk jenjang SMP ditargetken 85 persen UNBK, dan jenjang MTs serta Paket B ditargetkan 100 persen UNBK.

Selain itu, POS UN 2019 juga memuat kebijakan pelaksanaan UN di daerah terdampak gempa, yaitu daerah Lombok dan Sulawesi Tengah. Ada kebijakan khusus untuk pelaksanaan UN di daerah terkena dampak gempa. Secara teknis, Direktorat terkait dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan telah dan akan terus berkoordinasi dengan daerah terdampak gempa.

Secara terpisah, Kiki Yuliati Sekretaris BSNP mengatakan bahwa POS USBN dan UN telah diedarkan ke Dinas Pendidikan Provinsi, LPMP, Kanwil Kemenag, Balitbang, dan Direktorat terkait di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan serta Kementerian Agama. Selanjutnya BSNP bersama Balitbang akan melaksanakan sosialisasi kebijakan USBN dan UN 2019.

POS UN dan USBN 2018/2019.  Silahkan unduh di sini :

  1. POS Penyelenggaraan UN Tahun Pelajaran 2018/2019
  2. POS Penyelenggaraan USBN Tahun Pelajaran 2018/2019

bsnp-indonesia.org

UN DAN USBN

Dalam rangka persiapan pelaksanaan Ujian Nasional (UN) dan Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) Tahun Pelajaran 2018/2019, berikut disampaikan:

  1. Surat Edaran Badan Standar Nasional Pendidikan Nomor 0100/SDAR/BSNP/XI/2018 perihal Dokumen Acuan Pelaksanaan UN dan USBN Tahun Pelajaran 2018/2019 (unduh disini)
  2. Surat Keputusan Badan Standar Nasional Pendidikan Nomor 0296/SKEP/BSNP/XI/2018 tentang Kisi-kisi Soal Ujian Nasional untuk Jenjang Pendidikan Dasar dan Menengah (unduh disini)
  3. Surat Keputusan Badan Standar Nasional Pendidikan Nomor 0297/SKEP/BSNP/XI/2018 tentang Kisi-kisi Ujian Sekolah Berstandar Nasional Tahun Pelajaran 2018/2019 (unduh disini)http://bsnp-indonesia.org

BSNP Rilis Kisi-kisi USBN dan UN 2019

Hari ini, Selasa, 27 November 2018, Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) merilis Kisi-Kisi Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) dan Ujian Nasional (UN) tahun 2019. Keputusan ini ditetapkan dalam Surat Keputusan BSNP Nomor Nomor 0296/SKEP/BSNP/XI/2018 untuk Kisi-Kisi UN dan Nomor 0297/SKEP/BSNP/XI/2018 untuk Kisi-Kisi USBN.

Fungsi Kisi-kisi tersebut adalah sebagai acuan pengembangan dan perakitan naskah soal ujian, baik soal USBN maupun soal UN. Kisi-kisi disusun berdasarkan kriteria pencapaian Standar Kompetensi Lulusan, Standar Isi, dan kurikulum yang berlaku.

Menurut Bambang Suryadi Ketua BSNP, kebijakan USBN dan UN tahun 2019 secara umum tidak jauh berbeda dengan dengan kebijakan USBN dan UN tahun 2018. Perbedaan ada pada jumlah peserta dan jadwal ujian.

“Bentuk soal USBN meliputi soal pilihan ganda sebanyak 90 persen dan soal esai sebanyak 10 persen. Masih ada soal dari Pusat sebanyak 20-25 persen untuk USBN, sedangkan untuk soal UN, 100 persen disiapkan oleh Pusat”, ucapnya seraya menambahkan penerapan soal yang berorientasi pada penalaran atau Higher Order Thinking Skills (HOTS). [Read More…]

Buku Penilaian Berorientasi HOTS

Peran guru profesional dalam pembelajaran sangat penting sebagai kunci keberhasilan belajar peserta didik dan mengahsilkan lulusan yang berkualitas. Guru profesional adalah guru yang kompeten dalam membangun dan mengembangkan proses pembelajaran yang baik dan efektif sehingga dapat menghasilkan peserta didik yang pintar dan pendidikan yang berkualitas. Hal tersebut menjadikan kualitas pembelajaran sebagai komponen yang menjadi fokus perhatian pemerintah pusat maupun pemerintah daerah dalam meningkatkan mutu pendidikan terutama menyangkut kualitas lulusan peserta didik.

Pengembangan pembelajaran berorientasi pada keterampilan berpikir tingkat tinggi atau Higher Order Thinking Skill (HOTS) merupakan program yang dikembangkan sebagai upaya Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melalui Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Ditjen GTK) dalam upaya peningkatan kualitas pembelajaran dan meningkatkan kualitas lulusan. Program ini dikembangkan mengikuti arah kebijakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang pada tahun 2018 telah terintegrasi Penguatan Pendidikan Karakter dan pembelajaran berorientasi pada Keterampilan Berpikir Tingkat Tinggi atau Higher Order Thinking Skill (HOTS). [Read More…]

Fisika :

UH 4. Fisika : Dinamika Partikel

  1. Sebuah kendaraan umum membawa barang penumpang dengan cara diletakkan di atas kap mobil. Tiba-tiba kendaraan berhenti. Barang yang diletakkan di atas kap terlempar ke depan. Peristiwa tersebut dijelaskan dengan Hukum …………………… Jelaskan jawaban mu.
  2. Sebuah benda bermassa 2 kg  mula-mula bergerak dengan kecepatan   10 m/s. Kemudian diberi gaya konstan 4 N selama 20 detik searah dengan arah gerak. Tentukan kecepatan benda setelah 20 detik tersebut.
  3. Gaya 50 N digunakan untuk menarik benda 10 kg sepanjang suatu meja datar. Jika gaya gesekan 15  N yang menghambat gerak benda itu, hitung : (a) resultan gaya benda,  (b) percepatan benda.
  4. Sebuah balok bergerak pada bidang datar yang licin seperti pada gambar.

[Read More…]

Magnet Unggul dari Dua Materi

Sumber gambar : http://www.thomasnet.com

Warna-warni suvenir menempel di dinding kulkas. Namun, jika hiasan tersebut diberi beban, magnetnya lepas dan jatuh. Perdamean Sebayang dan rekan-rekannya di Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) dan Badan Tenaga Nuklir Nasional (Batan) berpikir keras menciptakan magnet yang kuat, tidak gampang lepas, serta tahan karat dan api. Apalagi kebutuhan magnet sangat besar untuk teknologi berbagai peralatan, seperti telepon seluler, elektronik, kendaraan bermotor, hingga pembangkit listrik. [Read More…]

Superposisi: Dalam Mekanika Kuantum, Sebab Bisa Menjadi Akibat, Akibat Menjadi Sebab?

1354419580

Hasil studi ini menyodorkan langkah penting menuju pemahaman bahwa urutan kausal yang definitif mungkin tidak menjadi sifat yang wajib di alam.

Salah satu konsep paling mengakar dalam dunia sains dan juga dalam kehidupan sehari-hari adalah perihal sebab akibat; gagasan bahwa peristiwa saat ini disebabkan oleh peristiwa di masa lalu dan, pada gilirannya, tindakan menjadi penyebab untuk apa yang akan terjadi di masa depan. Jika peristiwa A adalah penyebab untuk akibat B, maka B tak bisa menjadi penyebab untuk A. Kini, para fisikawan teoritis dari Universitas Wina dan Université Libre de Bruxelles menunjukkan bahwa dalam mekanika kuantum dimungkinkan untuk menciptakan situasi di mana satu peristiwa bisa menjadi keduanya, sebab maupun akibat.

Temuan ini dipublikasikan dalam Nature Communications. [Read More…]

Percobaan Resonansi Bunyi pada Pipa Organa

Percobaan Fisika : Resonansi Bunyi pada Pipa Organa :

RADAR : Radio Detection and Ranging

Akhmad Fadholi

Radar kependekan dari Radio Detection and Ranging. Radar merupakan sistem gelombang elektromagnetik yang digunakan untuk mendeteksi, mengukur jarak dan membuat map benda-benda seperti pesawat terbang, kendaraan bermotor dan informasi cuaca / hujan.

Gelombang radio/sinyal yang dipancarkan dari suatu benda dapat ditangkap oleh radar kemudian dianalisa untuk mengetahui lokasi dan bahkan jenis benda tersebut. Walaupun sinyal yang diterima relatif lemah, namun radar dapat dengan mudah mendeteksi dan memperkuat sinyal tersebut. [Read More…]

Pendidikan / Pembelajaran :

Peran Guru dalam Mengimplementasikan Kurikulum 2013

Klik di sini :  Peran Guru dalam Mengimplementasikan Kurikulum 2013

(Materi pada Pelatihan Peningkatan Kompetensi Guru Mata Pelajaan Fisika di PPGTK Jakarta  27 Mei – 8 Juni 2013)

Model Pembelajaran Jigsaw

Klik di sini ==> Model Pembelajaran Jigsaw

(Materi pada Pelatihan Peningkatan Kompetensi Guru Mata Pelajaan Fisika di PPGTK Jakarta  27 Mei – 8 Juni 2013)

Opini : Evaluasi Guru Bersertifikasi

Prof. Suyanto, Ph.D
Sumber foto: kemdiknas.go.id

Oleh Prof. Suyanto, Ph.D
Plt. Dirjen Pendidikan Dasar Kemdikbud

Guru yang saat ini sudah memegang sertifikat pendidik akan segera dievaluasi. Demikian rencana pemerintah dalam kerangka meningkatkan kualitas layanan pendidikan secara terus menerus. Pendidikan dalam prosesnya akan menghasilkan outcome yang final. Artinya, sekali satuan pendidikan memberikan tanda tamat belajar kepada siswa ya itulah hasil akhir dari proses yang ditawarkan sekolah dan dibeli oleh siswa. Jadi, kalau terjadi kesalahan dalam proses pendidikan yang diakibatkan oleh tidak dimilikinya kompetensi oleh guru, maka tidak ada lagi kesempatan untuk memperbaiki outcome dari sebuah proses pendidikan oleh satuan pendidikan itu sendiri. [Read More…]

Master Teacher Jadi Konsep Pelatihan Guru untuk Hadapi Kurikulum 2013

guru-sedang-mengajar

Jakarta — Konsep pelatihan para guru dalam menghadapi kurikulum 2013 akan dilakukan dengan menggunakan metode master teacher. Guru-guru berprestasi dan memiliki skill atau kemampuan mengajar yang baik akan dilatih terlebih dahulu untuk kemudian menyampaikan ilmu yang didapat kepada guru yang lain. “Bisa guru juara lomba nasional, guru teladan nasional, guru terbaik di sekolah-sekolah swasta, negeri, sekolah internasional, ada juga sebagian dosen dan praktisi sebagai pelatih. Mereka yang akan memberikan pelatihan ke guru-guru yang akan menjadi master teacher,” jelas Mendikbud Mohammad Nuh di ruangannya, pada Selasa (11/12) lalu. [Read More…]

Kiat belajar fisika (2)

Sebagai pelajar kita memang diharuskan untuk belajar. Tidak hanya belajar saja namun kita juga dituntut untuk mengerti apa yang sedang dipelajari. Belajar berarti membaca. Membaca berarti malas untuk sebagian orang. Memang terkadang rasa malas itu muncul secara tiba-tiba tapi apakah akan selalu kita menuruti rasa malas itu?  tidak kan? 🙂 apalagi mempelajari fisika yang didalamnya terdapat banyaaaak sekali rumus-rumus dan perbandingan tentang hal-hal mengenai tempat, ruang, waktu, gravitasi, massa, berat dan jenis :(( .Oleh karena itu, inilah beberapa kiat yang InsyAllah dapat sedikit meringankan atau ya membuat kita lebih fokus dalam mempelajari fisika 😀 cek this out ………………. [Read More…]

Motivasi :

Perbedaan Seorang Boss dan Seorang Pemimpin

Seorang boss mempekerjakan bawahannya,
Tetapi seorang pemimpin mengilhami mereka [Read More…]

Rohis :

Analisis Garis Tanggal Awal Ramadhan dan Syawal 1433 H

******************** Dokumentasi T. Djamaluddin ******************** ======================================================== _____ Berbagi ilmu untuk pencerahan dan inspirasi _____

T. Djamaluddin

Profesor Riset Astronomi-Astrofisika, LAPAN

Anggota Badan Hisab Rukyat, Kementerian Agama RI

Gambar ilustrasi hilal dari ICOP

Garis tanggal qamariyah dibuat berdasarkan kriteria yang ditetapkan. Itu mudah dibuat dengan menggunakan perangkat lunak astronomi yang kini sudah banyak tersedia, baik yang gratis maupun yang komersial. Salah satunya bisa didownload dari situs ICOP berupa program Accurate Time . Dengan program semacam itu, hisab bukan lagi hal yang rumit, baik untuk menghitung masa lalu maupun masa akan datang. Masalahnya adalah menafsirkan garis tanggal itu dan memilih kriteria yang kita gunakan. Kriteria harus ditentukan berdasarkan kesepakatan, karena tawaran kriteria astronomi juga beragam. Antara lain, kriteria Yallop, kriteria Odeh, dan Djamaluddin-LAPAN. Accurate Time menggunakan kriteria Odeh. Berikut ini garis tanggal awal Ramadhan dan Syawal 1433 dari Accurate Time dan interpretasi implementasinya. Awal Ramadhan 1433 berpotensi berbeda, sedangan Idul Fitri 1433 insya-allah akan seragam.

Garis Tanggal Ramadhan 1433 H

Gambar di atas…

View original post 245 more words