Advertisements

Ujian Tulis Tetap Ada

SEMARANG – Istilah undangan dalam Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) tahun 2013 dihapus.

SNMPTN tulis tetap diselenggarakan tahun depan. Hal itu disampaikan Pembantu Rektor I Bidang Akademik Universitas Negeri Semarang (Unnes) Dr Agus Wahyudin, kemarin.

Dia menjelaskan, ada perubahan istilah pada pelaksanaan SNMPTN tahun depan. Istilah SNMPTN jalur undangan berubah menjadi SNMPTN, sedangan untuk SNMPTN jalur tulis menjadi Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN).

”Jalur SNMPTN merupakan penjaringan mahasiswa berdasarkan prestasi akademik dan nonakademik yang  dilakukan tanpa tes tertulis. Sementara SBMPTN, seleksi dilakukan dengan ujian tulis,” ungkapnya.

Di samping SNMPTN dan SBMPTN, masih ada jalur lainnya pada penerimaan mahasiswa baru, yakni melalui jalur mandiri di masing-masing PTN. Kuota atau daya tampung mahasiswa yang diterima juga berbeda daripada tahun sebelumnya.

Kuota Minimal

”Secara nasional jika tahun 2012 SNMPTN jalur undangan dan tulis mendapat kuota 60%, sisanya untuk jalur mandiri, di 2013 ada ketegasan persentase daya tampung untuk tiap jalur. SNMPTN mendapat kuota minimal 50%, SBMPTN daya tampung minimal 30%, dan ujian mandiri maksimal 20%,” katanya.

Namun, kata Agus, di Unnes memiliki kuota sendiri untuk penerimaan mahasiswa baru. Melalui SNMPTN 60%, SBMPTN 30%, dan SPMU (jalur mandiri) 10%. Kondisi ini untuk memberikan kesempatan luas kepada calon mahasiswa dari seluruh Nusantara agar bisa menempuh pendidikan di Unnes melalui jalur SNMPTN dan SBMPTN.

Proses pendaftaran SNMPTN akan dibuka 17 Desember 2012 secara online. Kepala sekolah diimbau mengisi data sekolah dan siswa ke Pangkalan Data Siswa dan Sekolah (PDSS) terlebih dahulu. Data yang perlu diisi di antaranya  rapor seluruh siswa kelas X, XI, dan XII di sekolah tersebut. ”Langkah ini akan dipergunakan panitia SNMPTN pusat untuk seleksi lebih awal bagi calon mahasiswa,” tuturnya.

Agus menambahkan, Jumat (14/12), pihaknya bersama pembantu rektor bidang akademik dari Universitas Diponegoro (Undip), Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS), dan Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), akan sosialisasi SNMPTN serta SBMPTN ke kepala Dinas Pendidikan Kota/Kabupaten di Kantor Dinas Pendidikan Provinsi Jateng. (K3-37)

http://www.suaramerdeka.com/v1/index.php/read/cetak/2012/12/13/208456/16/Ujian-Tulis-Tetap-Ada

Ujian Tulis SNMPTN Tetap Ada

PADANG – Kebijakan pemerintah yang menetapkan Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) tahun 2013 tidak akan membuka jalur ujian tulis, tetapi hanya jalur undangan dinilai meresahkan. Sebab jika hal itu dilihat sepintas saja, orang akan menilai perguruan tinggi negeri hanya untuk orang yang berprestasi saja selama di SLTA.
Padahal, dalam penjelasan lanjutannya masih terbuka peluang masuk perguruan tinggi negeri walaupun bukan melalui jalur SNMPTN. Jalur ujian tulis tetap ada, tetapi namanya bukan SNMPTN, melainkan Seleksi Mandiri Bersama yang akan diselenggarakan oleh Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri. Alokasi daya tampung untuk Seleksi Mandiri ini adalah 30 persen. Adapun 20 persen calon mahasiswa baru lainnya akan diperoleh melalui jalur mandiri yang diselenggarakan masing-masing PTN.
“Artinya tamatan SLTA tahun 2013 ini tak perlu cemas, karena ada tiga jalur yang bisa digunakan untuk masuk perguruan tinggi negeri yang jadwalnya pun tidak bersamaan,” kata pengamat pendidikan Nesyandri yang juga Kepala Cabang Ganesha Operation Padang, kepada Singgalang Selasa (11/12) di ruang kerjanya.
Menurutnya, keresahan itu akan timbul ketika kebijakan itu tak dicermati sepenuhnya. Sebab siswa yang berhak mengikuti SNMPTN adalah siswa yang memiliki rekam jejak prestasi akademik di pangkalan data sekolah dan siswa (PDSS). Jadi, kepala sekolah harus mengirim data sekolah dan siswa ke PDSS. Setelah ada verifikasi data, kepala sekolah mendapat password untuk setiap siswa.
“Bagaimana dengan siswa yang prestasinya baru muncul saat kelas dua atau kelas tiga saja. Kan biasa ada anak-anak yang tahun pertama di SMA ogah-ogahan, namun saat masuk tahun kedua baru sadar. Kalau melihat syarat untuk bisa ikut SNMPTN berdasarkan rekam jejak prestasi, mereka tentu tidak masuk,” katanya.
Ia mengimbau kepada para calon peserta seleksi masuk perguruan tinggi negeri tidak usah cemas. Sebab seleksi tertulis tetap ada. Seleksi Mandiri Bersama atau ujian tulis dan Jalur Mandiri PTN tetap dibuka untuk memberikan kesempatan kepada lulusan PTN tahun 2011 dan 2012.
Selain itu, juga memberikan kesempatan kepada siswa yang memiliki prestasi di bidang nonakademik, seperti olahraga dan seni, atau melalui kerja sama daerah.
“Jangan cemas, masih ada jalur lain untuk menembus perguruan tinggi negeri,” katanya.
Untuk tahun 2013, daya tampung PTN sebanyak 300 ribu kursi. Kuota untuk untuk SNMPTN sekitar 150.000 kursi atau 50 persen dari jumlah total kursi.
Jalur Seleksi Mandiri Bersama oleh Majelis Rektor PTN dijatah 30 persen atau sekitar 90 ribu kursi dan Jalur Mandiri oleh masing-masing PTN diberi 20 persen atau sekitar 60 ribu kursi.
“Jadi ujian tertulis masih tetap ada, hanya nama dan kepanitiaan saja yang berubah. Kalau tahun 2012 pelaksananya Diknas, tahun depan ada majelis rektor dan masing-masing PTN,” pungkasnya. (105)

http://hariansinggalang.co.id/ujian-tulis-snmptn-tetap-ada/
Advertisements

Trackbacks

  1. […] Baca : UJIAN TULIS MASIH TETAP ADA […]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: