Pembelajaran Jarak Jauh dengan RPP Blended Learning dan UKBM

Seiring dengan perkembangan teknologi informasi, ruang belajar  terbagi menjadi dua bagian besar yang dikenal dengan istilah synchronous pembelajaran yang terikat dengan kesamaan waktu belajar (tatap muka dan tatap maya) dan asynchronous tidak terikat dengan kesamaan waktu belajar (individual dan kolaborasi).

Pembelajaran Blended Learning merupakan pembelajaran dengan  menggabungkan dua bagian ruang belajar ini. Jadi Blended Learning ialah rancangan sistem pembelajaran dengan mengkombinasikan antara pengelolaan pembelajaran synchronous dan asynchronous untuk mencapai tujuan pembelajaran yang diharapkan.

Tentang Pembelajaran Blended Learning,  download di sini ==> Pembelajaran Blended Learning.

Contoh Pembelajaran Jarak Jauh Biologi dengan RPP Blended Learning dan UKBM.

RPP Blended Learning nya download  di  sini ===> RPP Blended Learning

 

 

Pembelajaran Blended Learning  mengkombinasikan antara pengelolaan pembelajaran synchronous dan asynchronous :

1. Pembelajaran synchronous  : Classroom Virtual (Daring)


Materi pembelajaran ==> Materi PPT


2. Pembelajaran asynchronous : Belajar Mandiri /Diskusi mengerjakan UKBM dan Lembar Kerja Siswa (Luring), dipandu melalui WAG/Google Classroom.
 
 


Hasil survey yang dilakukan oleh Bu Ana Harsiwi (Pengawas SMA) di sekolah binaan SMA di Jakarta Timur 2, menyebutkan bahwa banyak siswa merasa bosan dengan pembelajaran jarak jauh (47 %), di sisi lain disebutkan beberapa siswa bermasalah dengan kuota untuk mengikuti pembelajaran jarak jauh (19 %)
Hasil survey tersebut dapat didownload di bawah ini :
Data Survey Siswa,
Data Survey Guru
Diskusi hasil survey guru dan siswa tentang Pembelajaran Jarak Jauh :


Untuk mengatasi kebosanan tentunya guru dapat menyampaikan pembelajaran dengan menarik, interaktif, gembira dan menyenangkan misalnya belajar melalui Zoom Meeting, Google Meet atau  aplikasi lainnya. Sayangnya jika terlalu sering tentu akan menyedot kuota. 
Oleh karenanya, untuk dapat menghemat kuota guru harus mengatur atau memvariasi kapan belajar secara daring, kapan luring (belajar mandiri melalui UKBM yang ada tahapan-tahapan nya mulai dari kegiatan pendahuluan, kegiatan inti dan kegiatan penutup) atau campuran daring dan luring.

Download di sini  ==>Contoh UKBM dari Pelatihan tentang Sistem Kredit Semester (SKS)



 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: